Resep Nasi Goreng Ala Saya

Januari 17, 2008 at 12:10 pm | In Agama, Artikel, Celotehan, Curhat, Dakwah, Demokrasi, Humor, Islam, Kesehatan, Komunikasi, Manhaj, Mimpi, Pendidikan, Politik, Renungan, Resep Masakan Santri, Umum |

2 mingguan ini, setiap kali saya membuka statistik tulisan, di kolom mesin pencari selalu ada tag ”Resep Nasi Goreng”. Malah sempat dalam satu hari jumlahnya sampai 10 ekor buah. Saya baru sadar, hal ini kemungkinan besar karena saya pernah membuat postingan dengan judul “Resep Nasi Goreng Barokah, Insya Allah Mak Nyuus!”. Jadi, kalau ada Salafy Wahaby yang mencari resep nasi goreng di Google, oleh beliau diberikan alamat ke sini. Yah, Jadi merasa bersalah juga… :shock:

Nah, untuk menebus rasa bersalah tersebut, serta mengobati penyakit wasir, kutil, panu, kadas, kurap, rorombeheun, ketombean rasa kecewa para pencari  resep nasi goreng tersebut, kali ini saya akan benar-benar menulis resep nasi goreng, tentunya nasi goreng ala Brad Pitt saya. Tapi sebelumnya, supaya lebih mudah memahami dan mudah mempraktekkannya, anda saya sarankan untuk  membaca pengantarnya terlebih dahulu.

Ok, langsung saja simak resep berikut ini baik-baik… *halah*.

Resep ini untuk porsi 4 orang yang kalau makan secukupnya, tidak gembul dan tidak rakus. :mrgreen: Oh ya, barangkali ada yang bertanya, kenapa hanya untuk porsi 4 orang? Bukan 5 atau kalau bisa buat 100 orang? Jawabnya tidak lain adalah, karena dalam Islam berpoligami hanya dibatasi sampai 4 orang istri saja.  Jika lebih maka hukumnya haram, status pernikahannya -yang kelima- fasakh dan tentu saja dilaknat. Maka apabila dirasa tidak akan mampu berlaku adil, maka cukuplah bagimu satu istri saja!

*benerin kopyah, plintir tasbeh*

Bahan-bahan dasar dan bumbu yang harus dipersiapkan:

  1. Nasi putih secukupnya untuk 4 orang
  2. 2 sendok makan margarin, kalau bisa mereknya Blueband :mrgreen:
  3. Minyak jelantah kelapa bebas kolesterol secukupnya
  4. 2 sendok makan gula dilarutkan dengan air (untuk penguat rasa, pengganti MSG)
  5. 4 butir telur buaya ayam
  6. Kecap secukupnya, kalau bisa mereknya Cap Bango :mrgreen:
  7. 200 gram daging ayam yang telah matang, diiris atau potong dadu
  8. 60 gr kacang polong yang sudah dimasak
  9. 100 gram udang air tawar ukuran kecil, dikupas kulitnya dan dipotong kecil
  10. 1 buah tomat ukuran sedang
  11. 4 siung bawang merah
  12. 2 siung bawang putih
  13. 5 biji muncang
  14. 2 Cabe merah
  15. 1 “buku” Kunyit
  16. JIka suka pedas, tambahkan cabe rawit satu kilo sesuai selera

Cara Membuat:

  1. Bumbu-bumbu (bawang merah, bawang putih, kunyit, tomat, cabe merah, muncang) diulek -direndos, sunda pen.- sampai halus. Sekedar tips sederhana saja: Dengan cara diulek -bukan ditumis seperti biasanya- bumbu akan bercampur secara lebih sempurna sehingga menciptakan citarasa yang sempurna pula.
  2. Panaskan -dengan api sedang- minyak kelapa dan margarin bersamaan, setelah cukup panas masukkan bumbu yang telah diulek sampai warnanya menua dan tercium aroma harum. Masukkan telur kemudian aduk hingga mengembang sampai setengah matang
  3. Masukkan nasi putih, aduk sampai bumbunya merata. Agar nasi goreng tidak terasa keras, beri air putih secukupnya. Tidak perlu khawatir, air tidak akan membuat nasi menjadi lembek, karena akan menguap dengan sendirinya.
  4. Masukan daging ayam, udang, kacang polong. Beri garam secukupnya, dan jangan lupa gula cairnya. Campuran gula putih, garam dan bawang akan menghasilkan citarasa kuat seperti MSG. Terakhir, beri kecap secukupnya.
  5. Sesaat sebelum diangkat, tambahkan daun bawang, aduk rata. Angkat, dan silahkan disajikan!

Mix fruit juice cukup pantas disandingkan sebagai minuman segar penutup. Oke saudara, tetap sehat, tetap semangat, agar kita bisa jalan-jalan terus di… Wisata Kuli WordPress. Yang penting… Semua Blogger Basodara.!

& Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. Subhanallah, beneran resepnya Gus Ram? Pintar masak juga rupanya Gus yang satu ini… Saya catet ya?

    Komentar oleh Darwin — Januari 17, 2008 #

  2. Assalaamu ‘alaikum.
    ??? kok nulis resep pak? Tapi mau aku cobain entar pagi buat sarapan.

    Komentar oleh Sophia — Januari 17, 2008 #

  3. Pak Brad Pitt Kiyai…

    ada ndak, resep Nasi Goreng Halalah Toyiban Tidak Bikin Mual Tapi Bikin Ketagihan Serta Ndak Bikin Kita Disesatsesatkan Sama Golongan Tertentu dan Akhirnya Membawa kita ke Surga

    fiyuuuh… nama nasi gorengnya panjang yaaaa? :|

    Komentar oleh Chiw lagi menjanda — Januari 17, 2008 #

  4. @ Darwin
    Lha iya beneran… :evil:
    Monggo dengan senang hati dicatet… :mrgreen:

    @ Sophia
    Gak boleh ya kalau laki-laki bisa masak *halah*
    Entar laporan ya… mak nyuus gak nasi gorengnya?

    @ Chiw lagi menjanda
    *melototin namanya*
    *cari data base duda*
    Busyeet dah, itu bukan nama nasi goreng, tapi judul desertasi! :evil:

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 17, 2008 #

  5. Wah pas untuk keluarga saya tuh * :lol: *
    4 orang kan??
    saya, saya lagi, saya, saya lagi * :mrgreen: *
    *ditendang*

    Komentar oleh goop — Januari 17, 2008 #

  6. Beneren nih…

    Pak kyai.. kopiah nya gak diganti dulu dong dengan kopiah ala koki … :lol:

    Komentar oleh Herianto — Januari 17, 2008 #

  7. bukan maen maknyus…..cuman kurang garam aja sikit. Kalau mau buka kedai nasi goreng…tolong kasih tahu saya….nanti kita join.

    Komentar oleh daeng limpo — Januari 17, 2008 #

  8. muahaha… malem juma’ah para kyai ternyata termasuk wisata kuliner juga… tapi saya bukan kyai sih… :mrgreen: 8)

    Komentar oleh sitijenang — Januari 17, 2008 #

  9. Assalaamu ‘alaikum Gus Ram
    Aku barusan jam 10 malam mencoba resep nasi gorengnya Gus Ram, cuman gak pake kacang polong sama udang. Woow, emang kerasa lebih enak.. Tapi agak kelembekan, kali karna airnya kebanyakan ya Gus? Istriku bilang ngucapin terimakasih. Besok-besok mau ditambahin sama udang dan kacang polong biar sempurna. Salam Gus

    Komentar oleh Darwin — Januari 17, 2008 #

  10. @ goop
    Saya sudah bilang, resep ini buat orang yang makannya normal, tidak gembul dan gak rakus… :evil:
    *tendang goop*

    @ Herianto
    Lho beneran kok Pak Her… :)
    *umpetin kopyah*

    @ daenglimpo
    Yeee… saya sudah buka sejak 2 tahun lalu… 8)
    *betulin kopyah dengan jumawa*
    Tapi, kayanya asyik juga joinan sama daeng, dagang di kapal Phinisi! :mrgreen:

    @ sitijenang
    halah! sekarang malam jum’at toh?
    *sedekah MODE ON*
    Mhuauuhahaha!

    @ Darwin
    Kayaknya emang airnya segayung ya Kyai Darwin :roll:
    Halah… sudah dicoba tho?
    *pelugh-pelugh Kyai Darwin*
    *terharu*

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 17, 2008 #

  11. doocchhh, untung kacang polong. meski impor, tapi gak semahal kacang kedelai !
    mmmmhhhhh, nasi goreng dimakan sama tahu tempe enak gak ya. eiiittt, jangan2 yg suka makan tahu ma tempe bakal di-sweeping ? itu kan termasuk “barang haram” dari “pabriknya” paman bush.

    Komentar oleh borsalino — Januari 17, 2008 #

  12. Wah…Pak Ram tahu aja selera saya nih, sampai-sampai tema postingannya banting stir beda. Atau jangan-jangan mau alih profesi ya Pak ? :mrgreen:

    Dari awal membacanya saya nahan ketawa terus :mrgreen:

    Komentar oleh Fakhrurrozy — Januari 18, 2008 #

  13. Tanpa skrinsyut semua adalah hoax!! :twisted:

    Ayo mana skrinsyutnya, dandan ala oom Rudy! :twisted:

    Komentar oleh Goenawan Lee — Januari 18, 2008 #

  14. @ borsalino
    Eh… skrinsyut itu apaan sih? :roll:

    @ Fakhrurrozy
    Lah, sebenarnya saya sudah cukup lama menggeluti “profesi” ini… :)

    @ Goenawan Lee
    Roz… skrinsyut itu apaan sih? Kok saya baru denger istilah itu? :shock:

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 18, 2008 #

  15. Kalau ini rasanya, enak… Tapi saya lagi mendrita asma lambung, jadi kurang cocok “nasi goreng”. Resep yang lain ada ngak? :d

    Komentar oleh Zan's — Januari 18, 2008 #

  16. skrinsyut…………. :evil:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 18, 2008 #

  17. @ Zan’s
    Buat mas Zan’s, asma sampai saat ini -konon- belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit secara total. Yang paling baik adalah mencegah kambuhnya Asma. Kemudian untuk keluhan seputar lambung, saya sarankan mas Zan’s mengkonsumsi Susu Kefir secara teratur, insya Allah berdasarkan pengalaman, penyakit lambung, maag dan gangguan pencernaan lainnya dapat teratasi dengan susu fermentasi tinggi ini. Adapun resep lainnya, saya akan menyajikan resep makanan sehat TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein).
    *diuber dokter sungguhan* :mrgreen:

    @ Abeeyaang
    Skrinsyut… apaan sich? :evil:

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 18, 2008 #

  18. nasi gorengnya kurang satu Pak Ram,
    suaminya belom kebagian, apa jadi tukang bikin aja yaa?
    terus nyicipin setengahnya baru dibagi empat.

    Komentar oleh hadi arr — Januari 18, 2008 #

  19. Ah, jangan becanda….gambar pak, gambar………….. :evil:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 18, 2008 #

  20. ini saya nemu Blog Pusaka Kuliner 8)

    Komentar oleh sitijenang — Januari 18, 2008 #

  21. @ hadi arr
    Lha, pokoknya resep ini buat porsi 4 orang! Titik! :evil: :mrgreen:

    @ Abeeayang
    Ooh, gambar-gambar anime itu ya? Baru ngerti… :shock:

    @ sitijenang
    Link-nya sakti, gak mau di-klik… :)

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 18, 2008 #

  22. hmmmm…..yammmie,,,,kayanya enak tuuuh!
    saya coba masak deh pak ustadz, tapi ntar di coba di cicipi ya sama ustadz….kalo ga saya pundung…
    * manyun*

    Komentar oleh Cahya Rahma — Januari 18, 2008 #

  23. Saya sih ndak berpanjang lebar. Kira kira kapan saya bisa nyicipi nasi goreng buatan kang ram-ram? :D

    Komentar oleh danalingga — Januari 18, 2008 #

  24. GAMBAR NASI GORENGNYAH………….!!!! :evil:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 18, 2008 #

  25. maksudnya, mereka semua yg komen di sini pengen liat kamu pake celemek lagi goreng nasi pake resep yg sudah diposting ! truzz, nasi goreng yg jadi juga ikutan dipajang di blog ini.

    Komentar oleh borsalino — Januari 18, 2008 #

  26. @ kyai Ram2 Muhahhad

    Afwan pak kyai, masa antum tidak menyertakan daging onta dan kurma. makan tanpa kurma dan daging onta itu bid’ah hukumnya. :lol:

    [serius mode ; on]

    malam ini ana cobain manhaj nasi gorengnya , kalo nggak enak antum ana fukul fukul pake panci :evil:

    Komentar oleh RETORIKA-1000DS — Januari 18, 2008 #

  27. halah, pak kyai juga masak sendiri to? meneruskan tradisi santri dulu ya? hehehehehehehe.. jadi keinget waktu numpang di kamar teman saya di salah satu pesantren di yogya.. tiap pagi, berjamaah masak juga menyantapnya..

    mantab pak kyai! ;-)

    Komentar oleh gempur — Januari 18, 2008 #

  28. Ini diskusi kuliner pake bawa-bawa agama???? Maaf gak ngerti

    Komentar oleh harya — Januari 19, 2008 #

  29. @ Cahya Rahma
    Lha… kok saya yang nyicipin?
    Terimakasih mau mencoba resep ini
    *terharu*
    *sembah-sembah*

    @ danalingga
    Adakan Kopdar! Saya yang masak! Buktikan! Tapi Bayar… :mrgreen:
    *dilempar tomat*

    @ Abeeayang & borsalino
    Oohhh… sudah rencana sih, tapi gak bsa caranya :shock:

    @ RETORIKA
    *lagi-lagi terharu*
    *bersiaf difukul-fukul fanci*

    @ gempur
    Ah, ini cuma sekedar iseng dan buat menebus rasa bersalah saja. Kalaupun buka warung nasi, cuma buat car sekedar 5 juta sehari… yah, lumayanlah :mrgreen:
    *difukul coet*

    @ harya
    Halah, perasaan gak ada yang ngomongin agama kok. Ini kusus posingan kuliner :evil: 8)

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 19, 2008 #

  30. omai got!!!!!!!! :shock:
    di edit postingannyah…..
    kalok udah…si Oom skrol dyeh kebawah…
    disitu ada menu UNGGAH, RAMBAH SEMUA,VIDEO & TAYANGAN SALINDIA…klik UNGGAH
    itu buat ngaplot gambar…cari gambarnyah si Oom..melalui browse…kalok udah bawahnya ada menu UNGGAH>> itu di klik…setelah itu unggah dyeh gambar ke postingan…. :mrgreen:

    Komentar oleh Abeeayang™ — Januari 19, 2008 #

  31. kayaknya bisa langsung dicoba nich.
    o iya pak ada tulisan saya yang baru lagi
    silahkan mampir

    Komentar oleh realylife — Januari 19, 2008 #

  32. Ada dua bumbu yang belum pernah saya pakai untuk membuat nasi goreng, yaitu gula dan muncang……ini resep beneran ya?
    Mau nyoba ah…..

    Komentar oleh edratna — Januari 19, 2008 #

  33. @ abeeayang
    Makasih, sudah dicoba…

    @ realylife
    mau meluncur ke TKP, tapi kok gak nyantumin URL?

    @ edratna
    Lho, beneran kok bu, saya gak main-main… apalagi sama ibu… :mrgreen:

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 19, 2008 #

  34. makasih resepnya. aku coba dech

    Komentar oleh dewi-dewi — Januari 19, 2008 #

  35. saya mau Nasi Gorengnya aja deh…gajadi minta resep. :cool:

    Komentar oleh Chiw menjanda temporer — Januari 20, 2008 #

  36. waaahhh jadi laper….gimana ada yang siap santap ga?

    Komentar oleh @den — Januari 21, 2008 #

  37. Ini namanya kiai kreatif dan keren.

    Usul Gus Ram, tampaknya bagus juga menekuni usaha kuliner sambil berdakwah. Cocok seperti dikatakan orang bijak :roti dulu baru filsafat hehehe…

    Bravo Gus Ram,

    Merdeka!

    Komentar oleh Robert Manurung — Januari 22, 2008 #

  38. @ dewi-dewi
    Silaken-silaken, dengan senang hati :razz:

    @ Chiw menjanda temporer
    Beli…! :evil:

    @ @den
    Yang siap santap ada… 15.000/porsi… :mrgreen:

    @ Robert Manurung
    Sama seperti istilah saya, “NGEJO-NGAJI” :)
    Merdeka Bang!

    Komentar oleh Ram-Ram Muhammad — Januari 22, 2008 #

  39. wah,, nasi goreng yak..? ada ndak siasat buat bikin nasgor,, tapi nasinya udah lembek duluan..? di jogja kan kebanyakan nasinya mlenyek-mlenyek gitu.. huehe..

    Komentar oleh anginbiru — April 8, 2008 #

  40. nasgor gue paling suka
    to : anginbiru
    enak aja bilang nasi yk mlenyek2
    g jg lah
    aq diyk tiap malam mkn nasgor
    uenakkkkkkkk bgt

    pak Ram bisa bikin resep nasi cinta g?
    plzzzzzzzzz

    Komentar oleh alexan — Mei 3, 2008 #

Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.