Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?)

Desember 11, 2007 pukul 1:48 pm | Ditulis dalam Agama, Artikel, Humor, Islam, Komunikasi, Pendidikan, Pesantren Pondok Iqra' | 66 Komentar

Sebenarnya saya tidak mau mem-posting hal ini, karena khawatir berujung menjadi fitnah dan memperkeruh kerukunan antar ummat beragama. Akan tetapi, 2 hari terakhir ini saya banyak mendapat sms juga telepon dari para jamaah Majelis Aula Hikmah yang mengiformasikan perihal adanya rencana tayangan di televisi secara serentak bertajuk “My Hope Indonesia” yang telah dirubah judulnya menjadi “Sebuah Penantian”. Menurut informasi yang saya terima, tayangan ini adalah sebuah selubung program kristenisasi sebagai salahsatu misi gereja.

Secara pribadi sebenarnya saya sudah mendengar mengenai hal ini sejak 2 minggu yang lalu, bukan melalui sms atau telepon dari sesama muslim melainkan langsung dari para pendeta dan aktivis gereja. Lho kok bisa?

Begini ceritanya. Sekitar dua minggu yang lalu, kalau tidak salah hari senin siang, saya ditelepon salahseorang petinggi gereja kristen diminta untuk datang ke Cihampelas Walk, tepatnya di StarBuck Cafe. Tadinya saya mengira akan diundang untuk berdiskusi mengenai theologi seperti biasanya. Ternyata bukan.

Ketika saya sampai di tempat di mana kami akan bertemu, ternyata yang berkumpul bukan hanya satu dua orang. Ada cukup banyak yang telah berkumpul dan semuanya adalah aktivis gereja, pendeta dan seorang petinggi gereja.  Hanya saya seorang yang muslim.

Pembicaraan pun dimulai langsung kepada intinya. Mereka menyampaikan sebuah informasi kepada saya mengenai rencana tayangan My Hope Indonesia di RCTI (tidak serentak di beberapa stasiun televisi sebagaimana kabar yang beredar melalui sms) pada tanggal 15 Desember 2007 mendatang. Acara ini konon disponsori oleh sinode-sinode gereja di Indonesia. Acaranya pun akan tampil penuh selama 1 jam tanpa iklan, karena pihak sponsor telah membloking penuh jam siar.

Mereka tidak memungkiri bahwa tayangan ini merupakan salahsatu misi gereja. Pendeta yang hadir juga menyatakan bahwa ini merupakan misi kristenisasi yang disponsori oleh William Graham Ministry, kristen fundamentalis yang tidak lain merupakan penasihat spiritual presiden Amerika George W Bush Jr. Ia memang dikenal sebagai pendeta beraliran keras yang memiliki cita-cita mengkristenkan dunia. Sekali lagi, informasi ini saya terima bukan dari seorang muslim, tapi dari seorang pendeta.

Lalu apa hubungannya dengan mengundang saya untuk membicarakan masalah ini?

Saya diundang oleh mereka untuk dimintai pandangan mengenai hal ini, mengingat mereka yang hadir secara sepakat tidak menyetujui rencana tayangan My Hope Indonesia yang dinilai sebagai bentuk-bentuk fundamentalisme Kristen yang basi, sesuatu yang mereka anggap sudah tidak sepatutnya dilakukan karena akan memperkeruh keadaan di komunitas bangsa Indonesia yang heterogen.

Pada kesempatan itu pula mereka meminta saya untuk mencari link ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar dapat menyampaikan keberatan terhadap rencana tersebut. Mereka bermaksud mendesak KPI untuk melakukan re-chek ke RCTI sekaligus membatalkan tayangan yang dikhawatirkan dapat berekses negatif terhadap kerukunan antar ummat beragama di Indonesia.

Pada kesempatan itu pula saya menyampaikan kepada teman-teman aktifis gereja dan pendeta untuk dapat sesegera mungkin melakukan langkah-langkah yang efektif dan memungkinkan. Salahseorang sekretaris Klasis (semacam DPW yng menaungi gereja-gereja) menyanggupi untuk membuat pernyataan keberatan sekalipun resikonya yang bersangkutan harus dicopot dari jabatannya. Langkah lain yang akan ditempuh adalah mengirimkan surat pernyataan keberatan kepada KPI dan induk-induk gereja.

Saya bersyukur, ternyata masih banyak yang peduli terhadap kerukunan beragama. Kawan-kawan saya yang jelas-jelas nasrani tulen, masih dapat berfikir luwes dan berpandangan ke depan. Mereka bereaksi karena menganggap upaya-upaya kristenisasi terselubung semacam ini tidak akan menguntungkan siapapun, bahkan ummat kristen sekalipun. Mereka bilang, “memangnya kalau ummat kristen bertambah, kita beruntung? Tidak kok”. Mereka jauh lebih peduli terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara ketimbang berdagang agama.

Masih banyak sebenarnya yang ingin saya sampaikan dari hasil pertemuan itu. Namun mengingat keterbatasan ruang, saya tidak dapat mengungkapnya lebih jauh.

Lalu bagaimana dengan sikap kita? Anda lebih tahu jawabannya. Saya hanya berpesan jangan sampai hal ini disikapi dengan kepala panas apalagi berujung pada kekerasan. Sebagai muslim yang cerdas, seyogyanya kita bertindak secara cerdas pula, bukan dengan otot.

Hal semacam ini jangan membuat kita repot… Begitu kira-kira

 

66 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Siap Lah.. tadi ke email kirim Alamat Situs yang gratis. selain WordPress.com. Kepondok Iqro ? Insya alloh. Kita Shering. dalam rangka meramaikan aliran islam yang sebenarnya sudah lebih dari 73 golongan. Menikah satu tahun yang lalu sudah melamar tapi tidak jadi. Saya dituduh oleh keluarga mereka memelihara JIN. Sungguh terlalu….

    Jadi.. KRISTOLOGI ?

    Waduh, bukan cuma keluarga calon mertua yang nuduh kang Rachmat memelihara jin. AKang juga… hihihi. Soal jadi Kristolog, gak ada niatan tuh. Mengalir saja seperti angin (?). Diantos di Pondok Iqro. Sing sehat nya.

  2. Sebenarnya halo2 semacam ini ga perlu diributkan. Bukankan Mas sendiri berkata (di bataknews.wordpress.com):

    “Assalaamu ‘alaikum. Saya ikut prihatin atas segala fitnah kejam yang menimpa Bapak. Saya sudah gerah dengan segala bentuk agitasi dan provokasi yang mengadu domba agama. Terima kasih buat WordPress yang tegas dalam menegakkan aturan. Blog ini seharusnya digunakan untuk saling memberikan manfaat, bukan dipakai ajang saling merendahkan. Cuma orang-orang dengan kecerdasan rendah yang masih suka berperilaku rasialis dan anti pluralisme. Apalagi menebar fitnah kepada seseorang, kelompok lain atau agama tertentu.” [http://bataknews.wordpress.com/2007/12/07/pesan-untuk-bloger-dari-seorang-pembaca-berusia-60-tahun/#more-716]

    Dengan menulis postingan semacam ini secara tidak langsung anda telah melakukan praktek rasilisme & anti-plurarisme. Apa salahnya menayangkan tayangan2 rohani semacam itu? Bukankan selama ini di Indonesia diakui ada 5 agama? Dengan melarang penayangan acara “Hope” ini, secara tidak langsung anda tidak mengakui & menghargai plurarisme agama di indonesia! Toh selama ini para penganut agama lain tidak pernah berkomentar terhadap penayangan acara keagamaan Islam di TV.

    Berarti selama ini yg menjadi masalah adalah: Anda tidak percaya bahwa teman2 anda sesama muslim akan dengan lapang dada dapat menghargai agama lain? Atau dengan kata lain, anda sendiri tidak dengan lapang dada dapat menghargai/menerima keberadaan agama lain di indonesia. CMIIW. Izinkan aku kutip beberapa ayat dari Alkitab:

    Amsal
    18:6 Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan.
    18:7 Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya.
    18:8 Perkataan pemfitnah seperti sedap-sedapan, yang masuk ke lubuk hati.

    @Positive Thinker
    Sebenarnya tanpa postingan ini, kabar mengenai rencana tayangan My Hope Indonesia sudah tersebar luas melalui SMS dan millis internet dalam 3 hari terakhir. Saya yakin penyebarannya akan jauh lebih cepat ketimbang melalui blog semacam ini. Apalagi dalam setiap SMS dan millis disertakan permintaan untuk mem-forward ke orang lain.

    Saya sebenarnya hanya ingin menyampaikan bahwa memang benar adanya rencana tayangan My Hope Indonesia. Secara pribadi saya tidak punya masalah atau keberatan, yang ribut justeru sebagian teman-teman saya yang nasrani. Yang mereka -para aktivis gereja- persoalkan bukan tayangan rohaninya, tapi selebaran beserta CD yang dibagikan kepada hampir seluruh gereja yang berisi himbauan agar pada tanggal 15 Desember nanti, sebisa mungkin mengajak “orang lain” untuk ikut menyaksikan tayangan tersebut, sebagaimana pernah dipraktekkan di India. Hal semacam ini menurut pendapat mereka dapat merusak tatanan kerukunan antar ummat beragama. Bahkan mereka menilai bahwa hal semacam ini merupakan bentuk ‘fundamentalisme kristen”. Maaf, sekali lagi ini bukan pernyataan saya.

    Perlu saya sampaikan, aktifitas saya beberapa tahun ini lebih disibukkan untuk membangun komunikasi dengan komunitas agama dan kepercayaan yang lain. Tujuannya satu, membangun kerukunan antar ummat beragama, bukan kerukunan yang semu belaka. Nah, hal ini pula yang mendorong beberapa pendeta dan jemaah gereja jauh-jauh hari menginformasikan mengenai masalah ini kepada saya. Mereka khawatir komunikasi yang telah terbangun akan berantakan bahkan tenggelam ke titik paling rendah akibat tayangan My Hope Indonesia.

    Mengenai anggapan saudara bahwa saya inkonsisten dalam menyikapi perbedaan dengan menulis postingan ini, terserah anda. Insya Allah, tangal 15 Desember saya sama para santri mau rame-rame nonton. 8)

  3. Sudah Kang jadi KRISTOLOG saja……!!

    Gak kepikiran sampe kesitu, tapi akang lagi barteran ilmu sama seorang pendeta. Akang belajar injil, dia belajar nahwu shorof, hehehe, gak adil ya? Harusnya kalau barteran ilmu kitab-dengan kitab lagi. Nah lho, saking akrabnya sampe tukeran ilmu!

  4. Ada Missi….Jelas. Karena agama Misi…..

    Assalaamu ‘alaikum mas Salman, soal ada misi atau gak misi bukan soal buat kita sebenarnya. Dalam pertemuan di Ciwalk Bandung, saya sempat mengajukan pertanyaan yang selama ini menggelitik saya, yaitu mengenai kebenaran adanya Program Kristenisasi. Yang saya tanya petinggi gerejanya, jawabannya mengagetkan sekaligus bikin saya tertawa karena saya anggap lucu… Jawabannya apa? ada ajah!

  5. tidak deh…..

  6. assalamualaikum wr wb
    Ummat Islam juga harus giat berDakwah, kalau ummat Islam tinggalkan Dakwah Islamiah maka kejadiannya akan seperti ini, akan timbul Dakwah atas kebatilan.

    Wa alakumussalam wak.
    Setuju, kita harus mempergiat dakwah di segala sektor. Saya ingat dulu teman-teman dari Darul Arqom (sekarang rubah nama setelah dinyatakan “sesat” oleh pemerintah Malaysia”) berani berdakwah secara langsung, masuk ke pub dan diskotik untuk melantunkan nasyid. Oh iya nih wak, saya disaranin ikut khuruj sama Kyai saya di Jawa Timur. Waduh, sayangnya saya belum ada waktu yang pas… Saya di sini aja dulu ya wak…

  7. Ah…nggak usah diributkanlah yang kayak gitu, malu…….kalau pendetanya fundamentalis biar saja, kalau nggak suka matikan aja TVnya. Saya yakin..seyakin..yakinnya..tidak satupun Orang Muslim yang teguh imannya akan terpengaruh, yang imannya lemah mungkin lebih baik nonton acara lain.

    Setuju sekali, gak usah ribut. Niat saya menulis postingan itu juga bukan mau ngeributin hal tersebut. Saya hanya mencoba menyampaikan bahwa kalaupun ada resistensi dari ummat Islam dan ummat yang lain terhadap tayangan itu, wajar-wajar saja. Toh yang lebih dulu menunjukkan resistensi malah saudara-saudara kita yang nasrani. Saya sih sudah nonton dari CD pemberian kawan-kawan dari GKI… Hehehe

  8. […] Auliahikmah […]

    Bukan Aulia Hikmah, tapi Aula hikmah… 8)
    Yang patut diwaspadai yang gak liatin nama sama alamat e-mailnya… hehehe

  9. wekekekeke…..

    kenapa ribut ribut?
    kenapa gak galang dana, untuk kemanusiaan atau buat tipi yang mungkin bisa jadi ajang dakwah selamanya….

    lha wong yang belum digarap banyak, ketika lahan yang banyak dan gak tergarap di ambil orang laen, marah marah….

    ayo muslimin, galang kekuatan ummat untuk membangun ekonomi ummat dan membuat dakwah yang kontinyu.

    salam
    masdhenk

    Hebat usulnya, tajam kritikannya. Salam juga

  10. Saya suka dengan komentar wak abdul somad … 😀

    Iya, pendek dan tegas. Ujungnya ngajakin khuruj lagi, yuk ikutan yuk..

  11. wah parah ini?
    jelas ini misi gereja…….🙄

  12. jelas banget, aku tahu kok
    batal deh pulang ke indonesia!!!

    Lho kok jadi batal pulang ke Indonesia, puang cepetan, kita nonton bareng tanggal 15!

  13. jelas ini misi gereja…….
    wah parah ini……..
    batal deh pulang kampung😦

  14. Wah, ternyata memang orang orang Indonesia itu top banget deh.

    Iya, saya kira dibanding sama negara lain, orang Indonesia jauh lebih top. Rukun-rukun, damai-damai. Yang galak-galak dan suka unjuk otot gak laku kalau tinggal di sini ya Kyai Dan…

  15. ANALISA HASIL PENGAMATAN…..

    Siap – siap akan terjadi pertumpahan MINYAK / BENSIN. Walaupun mahal dan sulit didapat bisa jadi akan terjadi pembakaran. Polisi akan RIWEUH.. Siapa Dalangnya ? siapa Dalangnya ? yang jelas BUKAN ASEP SUNANSAR SUNARYA. 25 Desember 2007 beberapa hari lagi. yang jelas nanti AA GYM akan ikut berkomentar jika terjadi sesuatu YANG DIHARAPKAN oleh PIHAK TERTENTU.

    Kang nanti kalau ke Pondok iqro mau numpang beken !

    Iya ditunggu. Dalangnya? Ya kita-kita juga. Emang Aa Gym mau nge-blog juga ya? Jadi bisa kasih komen di sini…

  16. thx udh sharing…
    *mikir mode*

  17. Mas, misi gereja ada hampir setiap tayangan TV. Paling tidak setiap tayangan TV ada misi barat. Penghancuran martabat bangsa

  18. Makin diperdebatkan kok saya makin penasaran.. Gimana hukumnya kalau tetep mau nonton?

  19. Saya idem dengan daeng limpo.😀

    Sekiranya di kalangan umat beragama tidak ada rasa ke-paranoid-an terhadap agama lain. Dan juga, tanpa berburuk sangka terhadap agama lain..

    Puji Tuhan, amin.😀

  20. wew, gk ikutan😀

  21. Agama Misi/Dakwah memang selalu begitu kok. Selalu mencari cara agar agamanya disebar ke seluruh dunia. Masalahnya, apakah caranya ini bisa diterima atau tidak.

    Dan saya pikir kedewasaan dalam beragama bisa menentukan hal itu. Apa kita sudah dewasa dlm beragama, terutama menyikapi perbedaan ?

    *saya kok masih ragu ya, melihat aksi-aksi yang ada belakangan ini*😐

  22. […] Apakah engkau hanya mencari-cari kesenangan duniawi dengan gratisan dan melalaikan kewajiban?. Kewajiban yang semestinya engkau laksanakan sebagai konsekuensi atas ada nya engkau didunia ini. Ataukah engkau sibuk dengan meng kafirkan mencari kehilafan orang? ataukah sibuk mencari solusi tentang pelaksanaan ritual agama. Atau apa? […]

  23. Ada yang marah di atas…

  24. Apa memang tulisan ini gak ada MISI nya yakkk?🙂

    Salam kenal Brother…

  25. […] Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?) … […]

  26. carilah kebenaran itu sebenar-benarnya dan dengan dasar sekuat-kuatnya, kemudian bersikaplah seadil-adilnya (proporsional). mari kita berpikir cerdas, bukan hanya berpikir keras !!

  27. Tapi ada yang aneh juga, di milist perkumpulan kristen disebutkan bahwa sdh dilakukan pengumuman di gereja utk mengajak ‘yg masih belum percaya dengan Yesus’ utk menonton acara ini. Jadi bingung..?????

  28. oke deh

  29. assalaamu ‘alaikum, buat semua yang sudah memberikan komentar.
    @ oRIDO
    Ikutan *mikir mode* juga ah..

    @ Imam Mawardi
    Kita tidak dapat memungkiri bahwa keberadaan televisi, internet dan media massa merupakan sebuah kelaziman dari perkembangan peradaban manusia. Sayangnya kesadaran kita terhadap ekses negatif dari tayangan-tayangan televisi masih sangat rendah.

    @ Cahya Rahma
    Kalu mau nonton, konon katanya disarankan agar berwudlu terlebih dahulu. Hehehe

    @ Rozenesia
    Seandainya tidak ada provokator… Gak rame kali ya.. 8)

    @ detnot
    Rugi kalau gak ikutan, entar nyesel lagi. BTW, gak ikutan apa?

    @Pyrrho
    Kita cuma bisa mengelus dada ya Pyrrho… Kapan dewasanya bangsa ini? (*sok dewasa…*)

    @ Andhika
    Bukan marah euy, itu Ping..

    @Krisnawan Putra
    Jelas ada misinya, (ngajak nonton…?) Salam kenal juga my brother

    @ Yuliars7
    Setuju!!!
    *ngangkat tangan sama kaki*

    @ anas fauzi rakhman
    Hehehe, mas anas gak tahu ya kalau fenomena saling mengkafirkan nyaris ada pada setiap agama besar. Yang saya denger waktu diskusi theologi, kristenisasi tidak hanya berarti mengkristenkan yang belum kristen, tapi mengkristenkan yang sudah kristen. Makanya, kalau seseorang bertemu -misalnya- dengan para pendeta yang berkiblat ke Bill Graham Ministry, suka ditanya, “Kamu sudah dibaptis belum?” Kalau dijawab sudah, pertanyaan selanjutnya, “Baptis dengan cara seprti apa? Diciprat air atau di tenggelamkan”. Kalau sekedar diciprat air dianggap belum kristen sejati. Di kita juga ada kejadian yang mirip, seorang muslim ada yang yang ditanya, “Anda sudah bersyahadat belum?” Bla..bla..bla.. Ujung-ujungnya dikatain belum Islam yang sesungguhnya. Alasannya macam-macam, belum hijrah kek, belum, bait dan lains sebagainya. Mirip bukan?

  30. […] Rencana Tayangan "My Hope Indonesia" (Misi Gerejakah?) […]

  31. Misi…
    Misi..
    Misi..
    Misionaris

  32. mohon nonton yah,pikiran negatif en positif dibuang dulu,qta objektif,seperti apa sih filmx…kalo udah baru di komentarin lagi…ngomentarin sesuatu yang belum qta tau kan repot jg,ga jelas kemana arah pembicaraannya,apa yang dibicarain..
    kalo ternyata ga sesuai ma yang qta pikirin kan berarti kita memfitnah,y ga?
    Jadi mending qta nonton dulu tu rame2,jrng2 kan ada pelm yg ga ada iklannya,pelm2 rohani yang lain yang sudah sering ditayangkan di seluruh stasiun TV aj banyakan iklannya ketimbang pelmnya.Jadi saya menghimbau bagi Anda yang berpikiran jernih,tidak keras kepala,atau yang takut barang kali,buang itu semua,dan kita lihat film seperti apa sih yang bisa menghebohkan ini.kalo yang mo wudhu dulu,silahkan.Kalo yg mo dzikir dulu,monggo…OK?

    THX for the space

  33. Hehehe, sampai segitunya. Beruntunglah yang punya hajat. Mungkin ini acara yang dipromosikan secara besar-besaran tanpa sengaja, layak masuk muri. Data yang saya peroleh dari seorang kawan yang kebetulan petinggi di sebuah provider, jumlah forward sms aja sudah mencapai 3 juta dalam satu minggu. Itu cuma satu provider…

  34. Tuh,ebat kan…Idol aj kalah..
    berarti ni pelm mengandung sesuatu yang jauh lebih luar biasa daripada sekedar idol2.

    Jadi janji nonton semuanya,OK2?

    THX for the space

  35. Namanya religi, mas. Provokasi pasti ada…
    Tinggal kita yang menyikapinya dengan akal jernih.😉

  36. clear_mind ”
    mohon nonton yah,pikiran negatif en positif dibuang dulu,qta objektif,seperti apa sih filmx…kalo udah baru di komentarin lagi…ngomentarin sesuatu yang belum qta tau kan repot jg,ga jelas kemana arah pembicaraannya,apa yang dibicarain..
    kalo ternyata ga sesuai ma yang qta pikirin kan berarti kita memfitnah,y ga?
    Jadi mending qta nonton dulu tu rame2,jrng2 kan ada pelm yg ga ada iklannya,pelm2 rohani yang lain yang sudah sering ditayangkan di seluruh stasiun TV aj banyakan iklannya ketimbang pelmnya.Jadi saya menghimbau bagi Anda yang berpikiran jernih,tidak keras kepala,atau yang takut barang kali,buang itu semua,dan kita lihat film seperti apa sih yang bisa menghebohkan ini.kalo yang mo wudhu dulu,silahkan.Kalo yg mo dzikir dulu,monggo…OK?

    Tuh,ebat kan…Idol aj kalah..
    berarti ni pelm mengandung sesuatu yang jauh lebih luar biasa daripada sekedar idol2.

    Jadi janji nonton semuanya,OK2?

    THX for the space
    ————————————————————-
    Pendekar Berjubah Hitam : saya mah jarang nonton film. Takut jadi tuntunan….

  37. Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabaarakatuh. ya akhi..

    Apapun ceritanya kerukunan antara umat bergama itu penting, tetapi perlu digaris bawahi bahwa kerukunan dapat ditempuh apabila masing2 dari pemeluk agama yang berbeda benar2 memahami hakikat “Kerukunan yang berlandaskan TOLERANSI”. Namun, apabila ditanya pada masing-masing pemeluk agama apakah mereka menggunakan cara yang pantas dan memang sesuai dengan ajaran agamnya atau barangkali hanya sekedar “DOGMA” yang berlandaskan kepentingan sepihak saja??? Saya sebagai salah seorang umat islam ingin menghimbau bahwa ALLAH SWT telah berfirman didalam surat AL-BAQARAH AYAT 120 ” …Tidak akan pernah berhenti Yahudi & Nasrani sampai engkau sekalian masuk kedalam agamanya…”, Jadi sudah jelas peringatan ALLAH SWT, lantas dengan apa kita kembali jika bukan pada AL-QUR’AN & HADIST…Tidak mentajkwil-takwil dengan pikiran sendiri2…

    Jajakallah Khoiran

  38. media memang punya pengaruh yang angat besar baik tehadap kognitif, afektif maupun beahavior. seperti yang dikatakan pak imam mawardi yang harus kita sadari,bahwa dampak dari media massa tidak akan bisa kita hindari. akan tapi dampak negatif sebenarnya bisa kita minimalisir kalau audience bisa memfilter acara yang disajikan oleh media. klebihan media inilah yang dimanfaatkan banyak pihak untuk kepentingannya. benar adanya bahwa setiap acara punya misi. misi media tesebut tergantungpada : ideologi yang dianut oleh media itu, kepentingan bisnis juga berperan. dalam kasus ini wjar saja kalo mdia sepakat menayangkan acara tersebut karena jika dilihat dari fee-nya pasti akan menguntungkan meski mengabaikan ketidakberimbangan dalam menayangkan sebuah acara. faktor ketiga, yang sangat berpengaruh tentu sang pemilik media. politik media bemain dalam berbagai hal, bahkan menonjol pada hal tertentu.
    maka bagi seluruh msyarkat harus menjadi udience yang aktif yaitu audiens yang memproses setiap informasi yang diterima sehingga paham segala konsekuensinya, tak mudah terpengaruh.
    melihat gejolak reaksi umat islam thd berita itu, saya sangat menyayangkan karna terlalu reaktif dan emosional mengahdapi peristiwa ini. bukankah ketenangan dan kesabaran adalah ciri seorng muslim?justru jika ingin bersikap haruslah dengan sikap yang elegan, seperti shahabiyah Sumayah yang melawan perbudakan dengan rasionalitas/kecerdasan.
    wallahualam

  39. alyassar menyampaikan

    surat AL-BAQARAH AYAT 120 ” …Tidak akan pernah berhenti Yahudi & Nasrani sampai engkau sekalian masuk kedalam agamanya…”,
    ———
    Muhammad rachmat : Tuh sudah Pada tau kan

  40. lebih baik kita perhatikan dan memperbaiki iman dan kepercayaan masing2 deh, ga usah saling mengajak apalagi membujuk orang lain untuk masuk ke agama yang kita percaya.apalagi ada niat “MENYESATKAN”
    “bagimu agamamu, bagiku agamaku”
    udah lah gak usah pada ribut gitu.
    kita hidup bermasyarakat,ko malah pada maen banyak2n umat?
    ya jelas lah islam yang lebih banyak………..
    antum semua pasti mengakuinya.

    wassalamualaikum

  41. Lagi berusaha mencerna semua pendapat
    *terpekur sambil memegang dahi*🙂

  42. Saya bingung neeee! ini yang punya web dukungnya yang mana, sikapnya gimana gak jels. gak istikuma. katanya pesantrenan tapi ngeloyor ama kristen, ngawur deeeh

  43. […] Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?) […]

  44. saya setuju sama wak somad, heriyanto, dan kang ramram,
    hayu atuh ,,yuukkk
    sebenernya tiap waktu acara tv selalu menghipnotis penontonnya
    ada adzan waktu sholat, bisa lewat ke mesjidnya
    di suruh orang tua, ntar dulu belom iklan
    ada tugas ini itu, ntar dulu belom iklan,
    InshaAllah, klo udah di opname di mesjid mah, yg begituan mah gak bakal kesan deh,,,,,,,,

  45. Ka tempuhan buntuy maung …he 78x

  46. kok malah jadi pada ribut? ini anehnya orang Indonesia, segala sesuatu pasti dibuat heboh sendiri….mendingan kita satukan kekuatan buat ngadepin yang kaya ginian (kristenisasi) jangan kalah sama misi…misi….misionaris…. emang betul tuh yang dikutip kang Muhammad Rachmat dari AL-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 120, jadi jelas misi…misi…itu pasti ada, wong yang berbicara saja Allah kok!. jadi kita tingkatkan dakwah kita, kita satukan kekuatan untuk membangun Islam…
    ISLAM TIDAK AKAN PERNAH KALAH!!!! ALLAHU AKBAR!!!
    betul ga kang ramram?🙂

  47. masa’ mereka bikin kayak gitu pake doa puasa (apalah namanya. saya muslim sejati. peace!) ya… menurut saya gak bakal nyampe (dari pasar rebo sana!) tapi, soal hipnotis-hipnotisan kayak gitu, saya kurang tahun. saya sarankan, ikut polling terbanyak saja. JANGAN NONTON.

  48. masa’ mereka bikin kayak gitu pake doa puasa (apalah namanya. saya muslim sejati. peace!) ya… menurut saya gak bakal nyampe tu doanya (dari pasar rebo sana!) tapi, soal hipnotis-hipnotisan kayak gitu, saya kurang tahu. saya sarankan, ikut polling terbanyak saja. JANGAN NONTON. Well, bagi mereka” saya kasih tahu: KAMI UMAT MUSLIM TIDAK PERNAH MEMAKSA MEREKA MASUK ISLAM. titik.

  49. […] Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?) […]

  50. memperkeruh? ajaran fundamental? ajaran agama?
    sudah lah Pak..
    Tayangan TV kita yg berisi konten Islam juga banyak..
    berlaku adil sesekali napa…

  51. gmn gmn???? udah nonton?? gmn rasanya di hipnotis???? udah pada murtad semua kah???… wakakakakakak…..

  52. JLU all

  53. RCTI Oke doang…😆

    Ah, penyebaran HOAXnya terlalu parah.😛

  54. Iya, RCTI doank kan… Besok di TVRI…

  55. rating tertinggi yeuh tulisan…………………………

  56. R A T I N G R A T I NG
    WUAAAH…
    DONKRAK…

  57. agus16 Berkata:
    Desember 15, 2007 di 8:39 pm

    R A T I N G R A T I NG
    WUAAAH…
    DONKRAK…

    Pendekar Berjubah Hitam : lagi kempes x

  58. wuah………. cape dehhhhhhhhhhhhh, ga ada lagi apa berita yang lebih heboh,ko film kaya gitu aja hebohnya dah kaya mo kiamat or isu sunami aja,kalo emang muslim sejati mah gak bakal nonton film yang emang ga manfaat kaya gitcuuuuuuuuu.Apalagi jelas2 gak nambah ilmu n wawasan.
    buang2 waktu, mendng waktunya buat kita yang bener2 muslim cari ilmu dan nambah ketakwaan kita ja.
    BENER KAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNN?????????????

    Gw gak ada maksud nyinggung siapapun yang nonton acara ntu.
    ISLAM NEVER DIE N PEACE LOVE BUT SYAR’I
    OK………….!!!!!!!!!!
    WASSALAM

  59. Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    Kalo ini dibaca oleh orang – orang wahhabi, akang dituduh kafir, karena berteman dengan nasrani. Tapi kalo saya sih setuju, kita menyayangi nasrani seperti Allah menyayangi mereka. Pergaulan antar umat berdasarkan akhlakul karimah.
    Selamat Idul Adha, semoga Allah memberkahi kita semua. Amin
    Kang, teruskan perjuanganmu untuk menegakkan kedamaian, keselarasan antar umat beragama, bagaimanapun mereka adalah hamba-hamba Allah. boleh bertukar ilmu, tetapi tidak untuk bertukar aqidah, he…. he….

  60. Eh. ngomong-ngomong kayak apasih acaranya, soalnya saya jarang – jarang sekali nonton TV, paling juga nonton TV pas jam 5 subuh dan berita terus ngacir ke kantor, terus datang, terus duduk, terus maen di komputer, terus terbaring, capek…. TIIIIDDDDUUUUURRRRRR.

  61. Ya, namanya juga memancing orang. Selain mengajak org untuk masuk agama Kristen, itu pu juga bisa buat agama Kristen. Kenapa ya saya liat post-post sebagian bilang serasa film tak berguna, hanya buang2 waktu yg nonton. Lah-lah namanya juga misi gereja.

    Setiap agama juga punya misi sendiri kan? Masalahnya, kalau anda belum lihat isinya, bagaimana mau dikomentar?

  62. ukhti………
    nikah yuk…….

  63. […] Rencana Tayangan “My Hope Indonesia” (Misi Gerejakah?) […]

  64. kalau film tentang islam kok boleh di edarkan ya, sebagai contoh yang sukses di bioskop dimana ada yang beragama khotlik kemudian berubah jadi islam, kemudian pernah ditayangkan di indosiar juga dengan jelas membawa alkitab kemudian ditengah alur cerita dia berubah jadi islam itu kok boleh ditayangkan, why? harusnya sama-sama adil donk, biarkan orang yang menilai ini, karena agama tidak bisa dipaksakan

  65. Misi Kereja ? / Misi Kristen ? ………………!!!
    Misi Islam ?……………………………….!!!

    …Ah Biarkan Saja…!!! ….toh kita ini semua adalah obyek dari misi itu…!!! ….Manusia dikaruniai nafsu dan akal sehingga manusia menjadi mahluk Allah yang paling sempurna dibadingkan mahluk lainnya.

    …Bukankah Umat Kristen ada kitabsuci Biblenya dan Umat Islam ada kitab suci Al Qur’annya…Tinggal bagaimana cara tiap-tiap pribadi umat dalam memahami ajaran agamanya masing-masing…….bukan sekedar ikut-ikutan (mewarisi) agama dari orang tuanya tapi harus berani membuka wawasan menyelami juga keyakinan agama lainnya…kemudian fungsikan akal sehatnya..dalam mempertimbangkan mana yang layak disebut kebenaran yang didukung oleh dalil-dalil, baik itu dalil kitab suci dan juga dalil akal yang didukung oleh kajian ilmiah..!!!

    …Bagi Umat Islam bukankah Allah telah tegaskan mengenai Al Qur’an itu sendiri sebagaimana firmannya :” Kitab Al Qur’an ini tidak ada keraguan padanya menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa” (QS:Al Baqarah:2)..

    …Rasulullah juga bersabda :” Ku tinggalkan kepada kalian dua perkara kalian tidak akan tersesat untuk selama-lamanya. Selama kalian berpegang pada keduanya yaitu Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunah ku (Hadist) ”

    …Umat Kristenpun demikian…ada petunjuk dari kitab sucinya…!!!

    …Karena itu tidak usah takut dengan apapun misi itu…!!! Bagi Umat Islam kita hanya boleh takut kepada Allah yang telah mencipta kita dan kita juga pasti akan kembali kepada-Nya……Ingat tidak ada tujuan lain Allah mencipta kita kecuali untuk beribadah kepadanya, dengan memberi pedoman dan petunjuk yaitu Al Qur’an dan diutusnya contoh suri tauladan bagi kita yaitu Nabi Muhammad Saw. untuk kita ikuti…………Insya Allah kita selamat dunia dan ahkirat.

  66. Hmm is anyone else encountering problems with the pictures on this blog loading?
    I’m trying to find out if its a problem on my end or if it’s the blog.

    Any responses would be greatly appreciated.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: